DIALOG ANTARA IMAN GEREJA DAN TRADISI SUKU TIONGHOA TENTANG KREMASI DAN PERLAKUAN ATAS ABU JENAZAH

Authors

  • Shelomita Selamat STIKAS St. Yohanes Salib

DOI:

https://doi.org/10.58919/juftek.v4i1.36

Keywords:

Inkulturasi, iman gereja, kremasi, perlakuan atas abu jenazah

Abstract

Dialog antara iman gereja dengan tradisi dan budaya masyarakat lokal (baca: inkulturasi) sangat diperlukan demi tercapainya misi Gereja. Penelitian ini menyoroti praktek kremasi dan perlakuan atas abu jenazah salah satu bentuk inkulturasi yang umum dilakukan oleh para anggota gereja dewasa ini.  Praktek kremasi semakin meningkat dari tahun ke tahun di kalangan kaum beriman. Gereja mengijinkan praktek kremasi sejauh memenuhi syarat-syarat tertentu. Namun, pada prakteknya masih ada beberapa hal yang menjadi persoalan di kalangan kaum beriman, khususnya terkait dengan perlakuan atas abu jenazah. Sikap tegas dari Gereja mutlak diperlukan agar tidak terjadi penyimpangan iman Katolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologis dan studi kepustakaan.

References

Alkitab dan Dokumen Gereja

Alkitab Deuterokanonika (terj. Konferensi Wali Gereja) Lembaga Alkitab Indonesia, Jakarta

Dokumen Konsili Vatikan II (terj. R. Hardawiryana) Dokumentasi dan Penerangan KWI - Obor, Jakarta 1993.

Instruksi Ad Resurgendum cum Christo (Untuk Bangkit Bersama Kristus), Departemen

Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta 2020.

Piam et Constantem, 1963, https://www.catholicculture. org/culture/library/view.cfm?recnum

=11422 (diakses 20 November, 2019).

Katekismus Gereja Katolik (terj. H. Embuiru), Arnoldus, Ende 1995.

Ari SUDANA, “Hormati Arwah, Vatikan Larang Umat Simpan Abu Jenazah di Rumah,” dalam https://www.bmvkatedralbogor.org/hormati-arwah/ (diakses tanggal 20 November 2019).

Di satu pihak, harmoni adalah ciri hakiki kesatuan dan damai. Harmoni berhubungan timbal balik dengan ironisme, namun sangat terbuka pada sinkretisme. F.X. HADISUMARTA, “Iman dan Kebudayaan dalam Perjanjian Baru,” dalam Dialog antara Iman dan Budaya, John Liku ADA, Komisi Teologi KWI, Jakarta 2006, 57-58.

Kitab Hukum Kanonik 1983 (terj. KWI), Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta 2006.

Ordo Exsequiarum, https://kupdf.net/download/ordo-exsequiarum-1969_5978 f14cdc0d 609 f73043377_pdf (diakses 20 November, 2019).

KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA, Tata Perayaan Ekaristi: Buku Imam, Kanisius, Yogyakarta 1979.

Buku

ADA, John Liku (Editor), Dialog antara Iman dan Budaya, Pustakanusatama, Yogyakarta

AQUINAS, Thomas, Summa Theologica Volume 1, Translated by Fathers of the English

Dominican Province, Christian Classics, Notredame 1981.

BAGUS, Lorens, Kamus Filsafat, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2000.

BAKKER, J.W.M, Filsafat Kebudayaan: Sebuah Pengantar, Kanisius, Yogyakarta, 1984. BEVANS, S.B, Models of Contextual Theology, Orbis Press, New York 1998.

DHARMESVARA, Oka Diputhera, Agama Buddha Berkembang di Indonesia, CV. Okaberseri

Aryasuryacandra, Jakarta 2010.

EMBUIRU, H, Aku Percaya, Nusa Indah, Ende 1979.

HARDIMAN, F. Budi, Pemikiran-Pemikiran yang Membentuk Dunia Modern (Dari Machiavelli sampai Nietzsche, Erlangga, Jakarta 2011.

HENTZ, Otto, Pengharapan Kristen, Kanisius, Yogyakarta 2005.

POEHLMANN, Horst G, Pembaruan Bersumberkan Tradisi, Nusa Indah, Ende 1998. KEENE, Michael, Agama-Agama Dunia, Kanisius, Yogyakarta 2006.

KIRCHBERGER, Georg & PRIOR, John Mansford (Editor), Iman dan Transformasi Budaya, Nusa

Indah, Ende 1996.

KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA, Iman Katolik: Buku Informasi dan Referensi, Kanisius, Yogyakarta dalam kerja sama dengan Obor, Jakarta 1996.

KONG, Yuanzhi, Silang Budaya Tiongkok Indonesia, PT Bhuana Ilmu Populer, Jakarta 2005. LUZBETAK, Louis J, The Church and Cultures: New Perspective in Missiological

Anthropology, Orbis Books, New York 1991.

MARTASUDJITA, EPD, Injil Yesus Kristus dalam Perayaan Iman Gereja Lokal: Catatan Mata

Kuliah Teologi Inkulturasi, Progran Studi Doktor Teologi STFT Widya Sasana, Malang

PIERIS, Aloysius, Berteologi dalam Konteks Asia, Kanisius, Yogyakarta 1996. SINAGA, Anicetus B, Gereja dan Inkulturasi, Kanisius, Yogyakarta 1984. SUNARKO, Adrianus, Teologi Kontekstual, Obor, Jakarta 2016.

SURYADINATA, Leo, Kebudayaan Minoritas Tionghoa di Indonesia, PT Gramedia, Jakarta

WANG, Tzu Kuang, Jalan Kelangsungan Hidup Umat Manusia, Terjemahan: Tim Maitreyawira, Lembaga Pengkajian dan Penerbitan Kitab Suci Buddha Maitreya Indonesia, Deli Serdang 2017.

WIBISONO, Lily, dkk. (editor), Indonesian Chinese Peranakan: A Cultural Journey, Indonesian

Cross-Cultural Society and Intisari Magazine, Jakarta 2012.

FUNG, Yu-Lan, Selected Philosophycal Writings of Fung Yu-Lan, Foreign Languages Press, Beijing 1991.

Jurnal

Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 8, No. 2, Malang, Oktober 2007.

Internet

Maha Parinibanna Sutta 6.14, dalam https://dhammacitta.org/teks/dn/dn16-id-walshe.html

(diakses tanggal 20 November 2019).

Nugroho, “Kremasi dalam Gereja Katolik: Catatan Pribadi,” dalam http://katolik-kita.blogspot. com/2016/11/kremasi-dalam-gereja-katolik-catatan.html (diakses tanggal 20

November 2019).

Nugroho, Adi, “5 Upacara Pembakaran Jenazah yang Unik Ini Dilakukan di Indonesia,” dalam https://www.boombastis.com/upacara-pembakaran-jenazah/69272 (diakses tanggal 20

November, 2019).

Sudana, Ari, “Hormati Arwah, Vatikan Larang Umat Simpan Abu Jenazah di Rumah,” dalam https://www.bmvkatedralbogor.org/hormati-arwah/ (diakses tanggal 20 November,

.

Downloads

Published

2020-07-22

How to Cite

Shelomita Selamat. (2020). DIALOG ANTARA IMAN GEREJA DAN TRADISI SUKU TIONGHOA TENTANG KREMASI DAN PERLAKUAN ATAS ABU JENAZAH. Jurnal Filsafat Dan Teologi Katolik, 4(1), 31–46. https://doi.org/10.58919/juftek.v4i1.36